Langsung ke konten utama

Postingan

Otak Sumbu Pendek

Entah kenapa hal ini pengen banget gua bahas karena melihat situasi beberapa rakyat hari ini terlalu pendek sumbu otak nya jadi apa-apa gampang kebakar emosi dan terlalu ceroboh men-cap seseorang atau sebuah pihak padahal belum konkrit juga kepastian nya. Sumpah lucu banget kadang kalau gua jadi Silent Reader Netizen itu ada aja sekelompok kaum dengan otak sumbu pendek yang dengan lagak pinter nya dia ngomong A tentang sebuah kasus tanpa diketahui dan dipelajari dulu, eh ternyata fakta nya A itu B dan pas udah tau dia diem, duh malu coba udah berkoar-koar seakan-akan paling bener tapi salah hahaha... Apa sih maksud dari tulisan ini? Kenapa gua nyindir "Kita" yang mungkin kadar otak nya dangkal padahal Allah menciptakan kadar otak kita semua dengan kemampuan untuk menyerap informasi dan pelajaran sebanyak-banyak nya asal tidak melebihi batas akal dan logika, kenapa? Apa yang salah dari kita? Kalau kata temen gua kaum ini otak nya kurang dikasih oksigen maka nya kurang nap...

Merdeka Hak Segala Jiwa

Kakek ku bilang kita sudah merdeka. Pelajaran Sejarah juga mengajarkan kita sudah merdeka. Setiap orang yang aku tanya tentang merdeka, mereka jawab kita sudah merdeka. Tapi hingga saat ini aku merasa bahwa kita belum merdeka. Omong kosong! mereka yang mengatakan “Merdeka adalah hak segala bangsa”. Bagiku merdeka bukan itu. Bagiku merdeka bukan sekedar bangsa yang lepas dari penjajahan dan perbudakan. Bagiku “Bangsa” memiliki skala terlalu besar untuk mengartikan merdeka. Aku berkeyakinan bahwa merdeka sejatinya hak segala jiwa. Merdeka adalah mereka yang jiwa dan raga nya nyaman dan tentram. Merdeka adalah mereka yang tetap tersenyum tulus walau hidup di dunia yang fana. Merdeka adalah mereka yang berkeyakinan bahwa dunia hanya panggung sandiwara. Faruq, 01:44 P.M

Ranjang Biru

Judul tulisan gua yang ke-2 kali ini emang agak Sensitif dan Ambigu tapi jangan lu anggep tulisan ini tabu untuk dibaca, karena lu gak akan bisa melihat Isi dari hanya sebuah Cover seperti kata pepatah yang bermakna bahwa segala sesuatu perlu dikenali secara dalam "Don't Judge a Book By Its Cover" . Begitu juga dengan tulisan ini, jadi jangan sembarangan dulu lu kalo mikir ! Ranjang Biru adalah sebuah tempat dimana gua telah menghabiskan 1/10 waktu hidup gua di dalam nya. Kenapa 1/10? Karena batas hidup manusia pada zaman ini ya kisaran 60 tahun, jadi ya lu itung aja sendiri kalo 1/10 berarti berapa tahun tuh gua hidup di Ranjang Biru . Pertanyaan nya sekarang "Seberapa penting dan seberapa besar dampak Ranjang tersebut bagi hidup gua" ? atau Kenapa gitu gua harus nulis tentang Ranjang ? Jadi Ranjang disini gak bermakna tempat orang Enjot-Enjot -an bray! Ranjang yang gua maksud ini adalah sebuah Wadah bagi gua dan temen-temen seperjuangan gua, bua...

/ˈnəʊmad/

Apa itu Tinggal ? Menurut KBBI salah satu arti dari /ting·gal/ adalah masih tetap di tempatnya dan sebagainya; masih selalu ada (sedang yang lain sudah hilang, pergi, dan sebagainya): saya disuruh -- di rumah; selamat --; Entah kenapa dari awal gua berfikir untuk menulis Blog gua pengen banget nulis tentang Nomaden atau secara pengucapan bahasa Inggris nya /ˈnəʊmad/. Nomad berarti kelompok orang yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap, berkelana dari satu tempat ke tempat lain, biasanya pindah pada musim tertentu ke tempat tertentu sesuai dengan keperluan kelompok itu. Secara definisi harfiah ya Nomad itu menjurus banget ke gua Cuk ! Alhamdulillah Wa Syukurillah orang tua gua masih punya rumah di daerah Bekasi tapi gak berarti gua tinggal disitu, gua cuman merasa tinggal disitu cuman 12 tahun dan sekarang gua gak tau dimana gua tinggal. Selepas SD gua disekolahin sama bokap-nyokap gua di Boarding School atau bahasa kita nya mah Pesantren . Gua biasa pulang ke rumah ya kalo...